Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Direktur RSUD dr Mohammad Zyn, Sambut Gembira Kesuksesan Perdana Tindakan bedah digestif oleh Dr. Fariza Hakim Rio Branko



Sampang,beritainfrastruktur.com-
RSUD (Rumah Sakit Umum Daerah) dr Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, Madura Jawa-timur. Telah Sukses Melaksanakan Tindakan bedah digestif Perdana Operasi Canggih Batu Empedu Di RSUD dr Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, yang di laksanakan Langsung oleh Dr. Fariza Hakim Rio Branko, Pada Selasa, 21/11/2023 Siang.



Tindakan bedah digestif operasi yang dipimpin langsung dr. Fariza Hakim Rio Branko, M.Kes, Sp.B, Subs BD (K) adalah operasi canggih dengan menggunakan alat laparoscopi yang masih jarang dilaksakan di madura.


Laparoskopi merupakan tindakan bedah minimal invasif atau dengan kata lain tindakan bedah dengan sayatan 1cm. Operasi ini dilakukan dengan menggunakan alat bantu kamera, monitor dan instrument khusus dalam melakukan pembedahan melalui layar monitor tanpa melihat dan menyentuh anggota badan pasien.



dr. Agus Akhmadi Kepala Direktur RSUD dr Mohammad Zyn Kabupaten Sampang, Menyambut gembira kesuksesan operasi ini.
dr Agus Akhmadi, Menguraikan pasien adalah seorang wanita berusia 41 tahun, dan operasi dilaksanakan sejak jam 15:00 - 16:30 Wib, berjalan sukses. ini membuktikan sistem internal RSUD RSMZ telah handal dan sanggup melaksanakan operasi yang terbilang canggih ini.


Persiapannya cukup rumit dan kami gembira bisa terlaksana dengan baik. Dari hasil laporan yang kami terima, kondisi pasien pasca operasi baik dan stabil. Jika tidak ada komplikasi besok atau lusa pasien bisa pulang." Kata dr. Agus Akhmadi Direktur RSMZ.


Masalah penyakit batu empedu adalah masalah yang bisa mengganggu fungsi tubuh lain jika tidak ditangani dengan cepat. Asal tahu saja, kalau meradang, Si batu bisa menyebabkan fungsi liver terganggu, dan kolesterol jahat bisa tidak terkontrol.


Jika upaya mengeluarkan batu dengan operasi bedah terbuka konvensional, Maka pasien bisa dirawat berminggu-minggu di rumah sakit untuk menunggu luka operasi sembuh dengan resiko komplikasi infeksi pasca operasi. Dengan teknik Laparoskopi hari ini operasi, Besok pasien bisa pulang, Karena luka sayatan operasi sangat kecil." Ujarnya dr.agus Akhmadi



Sementara, Dr. Fariza dalam keterangan kepada Awak Media ini, Menjelaskan bahwa operasi yang dipimpinnya adalah operasi Laparoskopi cholecystectomy untuk mengeluarkan batu empedu dengan menggunakan alat semacam teropong berkamera yang dimasukkan ke dalam rongga perut pasien dengan sayatan relatif kecil/minimal." Jelasnya

Dengan teknik ini, jika Tanpa komplikasi, Pasien bisa pulang dalam 1-2 hari setelah operasi."Pungkasnya dr Fariza satu-satunya dokter ahli bedah digestif yang ada di pulau Madura.


(mam).


Posting Komentar

0 Komentar