Kediri, beritaifrastruktur.com- Masih dalam suasana Idul Fitri di bulan Syawal 1443 Hijriyah Tim Penggerak PKK Kabupaten Kediri menggelar Halal Bihalal bersama para pengurus PKK Kabupaten dan Kecamatan. Acara yang bertempat digedung Bagawanta Bahari tersebut dihadiri oleh Ketua Gabungan Organisasi Wanita Dewi Maria Ulfa dan Ketua Ikatan Adhyaksa Darmakarini, Ketua Darmawanita Perjuangan (23/5/2022).
Dalam sambutannya Ketua TP PKK Kabupaten Kediri Eriani Annisa Hanindhito mengucapkan puji Syukur kehadirat Allah SWT, hari ini kita dapat berkumpul kembali dalam Halal Bihalal setelah 2 tahun ditiadakan karena pandemi Covid 19.
"Pada kesempatan ini, saya merasa bangga berkat kerjasama yang kita bangun selama ini, baik TP PKK ditingkat Kabupaten, kecamatan hingga dibawahnya sehingga dapat mensukseskan pembangunan dikabupaten Kediri", jelas Mbak Cicha
"Dalam suasana halal bihalal ini, kita harus dapat saling bermaaf maafan satu sama lain dengan penuh keikhlasan. Atas nama pribadi, saya juga meminta maaf jika ada kesalahan baik disengaja ataupun tidak selama kita bekerjasama selama ini", ucapnya
Pada penghujung acara kegiatan halal bihalal ini, para anggota TP PKK yang hadir mendapatkan tambahan ilmu tentang "Keluarga" yang disampaikan oleh Tatik Imadatus Sa’adati, M.Psi seorang psikolog.
"Intinya dalam keluarga adalah harus memiliki Penggangan yang kuat untuk keharmonisan keluarga, maka dari itu bagi umat muslim harus berpegangan teguh pada pedoman kita yaitu Al-Quran", jelasnya
"Jika pondasi kita kuat maka, jika adalah masalah seberat apapun kita pasrahkan dan sandarkan kepada Allah SWT karena semua itu adalah kehendaknya", terangnya
"Kemudian selalu carilah Ilmu tentang keluarga (parenting), bisa melalui buku, tausyah dll. Selain itu juga jaga terus Komunikasi antara suami istri yang akan mampu memperkokoh hubungan keluarga", paparnya
Diakhir sambutannya Bu Ima Panggilan akrabnya berpesan, Pengalaman yang bapak ibu miliki sebagai keluarga yang harmonis, bisa kita tularkan kepada anak-anak kita yang akan menikah, ataupun saudara kita nanti. Hal tersebut akan memberikan pelajaran yang berharga demi keberlangsungan keluarga mereka nantinya.
Acara ditutup dengan saling berjabat tangan satu sama lain, dimana dengan berjabat tangan kita dapat saling memaafkan kesalahaan antar sesama. (hum.can)



0 Komentar