SIDOARJO – beritainfrastruktur.com
Mengisi kemuliaan bulan suci Ramadhan 1447 H, Calon Kepala Desa Kletek, H. Abd Mannan, menggelar rangkaian kunjungan muhibah dan Safari Ramadhan di seluruh wilayah Desa Kletek. Kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang silaturahmi, tetapi juga momentum nyata kepedulian terhadap anak yatim di bawah naungan Yayasan Roudlotul Ghoffar Indonesia.
Dalam setiap kunjungannya, H. Abd Mannan secara konsisten menyapa warga melalui Kuliah Tujuh Menit (Kultum) menjelang berbuka puasa, diikuti dengan shalat Tarawih berjamaah dan Tadarus Al-Qur'an. Di sela-sela agenda tersebut, beliau menekankan visi besar bertajuk "Kebersamaan Bangkit dan Berubah dalam Keberkahan" demi mewujudkan Desa Kletek yang lebih barokah.
Pendidikan Yatim Jadi Prioritas Utama
H. Abd Mannan menyoroti masih adanya ketimpangan perhatian terhadap masa depan anak yatim. Menurutnya, anak yatim seringkali dipandang sebelah mata, padahal mereka memiliki potensi besar untuk berkiprah di masyarakat jika didukung dengan akses pendidikan yang layak.
H. Abd Mannan menyoroti masih adanya ketimpangan perhatian terhadap masa depan anak yatim. Menurutnya, anak yatim seringkali dipandang sebelah mata, padahal mereka memiliki potensi besar untuk berkiprah di masyarakat jika didukung dengan akses pendidikan yang layak.
"Kami ingin memastikan anak-anak yatim di Kletek tidak merasa canggung atau minder. Mereka harus mandiri dan bermanfaat bagi keluarga serta masyarakat. Oleh karena itu, kami berkomitmen membangun kolaborasi dan jejaring (link) untuk menjamin keberlangsungan pendidikan mereka," ujar H. Abd Mannan dalam salah satu sesi muhibahnya.
Program Strategis: Materi, Edukasi, dan Beasiswa
Sebagai bentuk aksi nyata, H. Abd Mannan memaparkan rencana strategis untuk memenuhi hak pendidikan anak yatim melalui jalur formal maupun non-formal:
Sebagai bentuk aksi nyata, H. Abd Mannan memaparkan rencana strategis untuk memenuhi hak pendidikan anak yatim melalui jalur formal maupun non-formal:
- Pendidikan Formal: Memfasilitasi akses beasiswa, Program Indonesia Pintar (PIP), Kartu Indonesia Pintar (KIP), dan bantuan biaya pendidikan lainnya agar tepat sasaran.
- Pendidikan Non-Formal: Mendorong penguatan karakter melalui hafalan Al-Qur’an (metode Tahfidz) serta penyediaan Pelatihan Kerja (kursus) guna mempersiapkan kemandirian ekonomi.
- Dukungan Materi & Bimbingan: Memberikan santunan rutin dan pendampingan edukatif agar anak-anak yatim mendapatkan kegembiraan yang setara dengan anak-anak lainnya.
Momentum Ramadhan yang penuh maghfirah ini diharapkan mampu mengetuk pintu hati seluruh warga masyarakat Kletek untuk lebih peduli dan bersimpati terhadap kelangsungan hidup anak yatim.
"Kebahagiaan mereka adalah keberkahan bagi desa kita. Mari kita bergerak bersama agar tidak ada lagi anak yatim di Kletek yang putus sekolah atau kehilangan harapan," tutupnya.
K

0 Komentar