Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

ARSAS Datangi Polda Jatim, Lagi untuk Mempertanyakan Kejelasan Penanganan Kasus Dugaan Pelanggaran Merek HIQUA

Surabaya- beritainfrstruktur.com
Komunitas Arek Surabaya Asli (ARSAS) kembali menggelar aksi penyampaian aspirasi di depan Kantor Polda Jawa Timur, Selasa (6/10/2026). Aksi ini merupakan gelombang kedua yang dilakukan pihaknya dalam rangka mendesak kejelasan terkait proses penanganan dugaan pelanggaran merek dan paten sepatu “HIQUA” yang dinilai belum mendapatkan titik terang.
 
Aksi dipimpin langsung oleh Ketua ARSAS, Herry Bimantara, yang didampingi sejumlah anggota komunitas serta pihak yang mengaku sebagai korban atas perkara tersebut. Seperti halnya aksi pertama yang digelar sehari sebelumnya, kali ini ARSAS kembali menyampaikan aspirasi dengan tertib namun tegas meminta adanya kejelasan resmi dari pihak Polda Jatim, khususnya Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Dirkrimsus), mengenai perkembangan penanganan persoalan yang telah mereka soroti.
 
Dalam penyampaian aspirasinya, Andika, yang hadir mewakili pihak korban, menyampaikan kekecewaan sekaligus harapan agar pihak berwenang segera memberikan tanggapan yang jelas dan nyata.
 
“Ini sudah kali kedua kami datang ke sini. Kami bukan ingin membuat keributan, kami hanya ingin keadilan dan kepastian hukum. Selama ini kami merasa belum mendapatkan kejelasan yang memuaskan terkait kasus yang kami alami. Kami berharap persoalan ini segera ditindaklanjuti dan mendapatkan tanggapan serius dari pihak Polda Jatim, bukan sekadar janji atau penundaan,” ujar Andika di hadapan massa dan petugas yang berjaga.
 
Herry Bimantara selaku pimpinan aksi juga menegaskan bahwa kehadiran mereka adalah bentuk perjuangan warga yang merasa hak-haknya dirugikan dan belum dilayani dengan baik. Ia meminta agar pihak kepolisian tidak sekadar mencatat, melainkan benar-benar menindaklanjuti laporan yang ada secara profesional, transparan, dan sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.
 
“Kami datang ke sini karena kami percaya pada hukum dan lembaga negara. Jika hari ini belum ada jawaban, kami akan kembali lagi sampai ada kejelasan. Kami tidak akan diam saja jika hak kami sebagai warga negara yang mencari keadilan diabaikan,” tegas Herry.
 
Pihak ARSAS menyatakan tetap terbuka untuk berkomunikasi dan berdialog dengan pihak Polda Jatim, namun menegaskan bahwa kejelasan dan penjelasan langsung dari pihak berwenang adalah hal yang paling utama mereka minta. Pihaknya juga berharap ke depan koordinasi antar lembaga penegak hukum dapat berjalan lebih baik, sehingga masyarakat tidak perlu berulang kali datang hanya untuk mendapatkan kejelasan atas laporan yang telah mereka ajukan.
 
Aksi hari ini berlangsung dalam suasana yang tertib dan damai. ARSAS menyatakan akan terus memantau perkembangan perkara ini dan tidak menutup kemungkinan untuk kembali menyampaikan aspirasi jika dalam waktu dekat belum ada kemajuan yang berarti.
 
Redaksi

Posting Komentar

0 Komentar