Surabaya.beritainfrastruktur.com Diruas jalan PPK 2.1 Provinsi Jatim Kertosono - Kediri Tulungagung - BTS KAB trenggalek terdapat dua kegiatan dengan item yang sama akan tetapi pelaksana yang berbeda. (1). Paket Preservasi jalan dan Jembatan Kertosono Kediri Tulungagung, Jarakan, Prigi tahn 2022, Pemenang PT. PONCOREDJO Harga penawaran Rp 30 Miliar.
Dengan Rincian kegitan Preservasi Pemeliharaan Rutin Jalan - Pemeliharaan Rutin Kondisi - Penunjangan/Holding. Penanganan Drainase, Trotoar dan Bangunan Pelengkap Jalan. Preservasi Jembatan - Rehabilitasi Jembatan - Pemeliharaan Berkala Jembatan dan Pelebaran Jembatan.
(2).Pada Tahun 2022 ini diruas jalan PPK 2,1 terdapat anggaran padat karya tunai yang lebih besar dari tahun sebelumnya .untuk kegiatan Pemeliharaan Rutin Jalan, Pemeliharaan Jembatan dan Revitalisasi drainase.
Dalam pelaksanaan kedua kegiatan tersebut diduga pernah terjadi KKN dengan berbagai modus, seperti, manipulasi tenaga kerja, serta hasil pekerjaan pemeliharaan rutin jalan tidak sesuai sepesifikasi teknis dan dugaan terjadi tumpang tindih anggaran, diruas jalan yang sama, item pekerjaan sama, dalam waktu yang sama pula.
Padat Karya Tunai ( PKT) melibatkan masyarakat/warga setempat untuk mempercepat pemulihan ekonomi dan meningkatkan daya beli masyarakat, manfaatnya dapat langsung memberikan kontribusi pada program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) pasca Pandemi COVID-19. PKT juga bertujuan mendistribusikan dana hingga ke desa/ pelosok.
Akan tetapi dalam pelaksananya tidak sesuai kenyataan, dimna pekerja PKT bukan dari warga sekitar tetapi pekerja dari luar yang diduga sudh bertahun tahun bekerja dipemeliharaan rutin ruas jalan PPK 2,1 Dengan Anggaran Padat Karya Rutin Jalan Kertosono Kediri Tulungagung, Jarakan, Prigi tahun 2022 sebesar Rp 3 Miliar, dengan UMR sebesar Rp 2juta, seharusnya terdapat Pekerja PKT 50 - 100 Orang setiap hari selama satu tahun, mengingat alokasi Anggran terbesar itu untuk honor tenaga Pada Karya.
Kalau ditambah dengan tenaga kerja Revitalisasi drainase dan tenaga Padat Karya Pemeliharaan Jembatan diruas jalan PPK 2,1 dengan Anggran diprkirkan sebesar Rp 7 Miliar, seharusnya terdapat Tenaga kerja Padat karya antara 100- 150 Orang setiap hari selama satu tahun penuh.
Hasil investigasi kami di ruas jalan PPK 2,1 sesuai hasil konfirmasi terhadap beberpa pekerja, jumlah pekerja padat karya di lokasi ruas jalan PPK 2,1 setiap hari tidak lebih dari 50 orang, dengan anggaran yang sangat pantastis dan terserap seratus persen disetiap tahunaya, dugaan kami telah terjadi kebocoran anggaran miliaran rupiah dengan modus manipulasi data tenaga Padat Karya.
Sementara itu Ketua LSM GASAK (gerakan aktivis suramadu anti korupsi.H.Ahmad Umar Faruq mengatakan, Paket Preservasi Jalan Kertosono Kediri Tulungagung, Jarakan, Prigi kontrak long segmen. Salasatunya untuk Pekerjaan Pemeliharaan Rutin Jalan dan jembatan serta Penanganan Drainase, dengan kontak long segment artinya seluruh ruas jalan PPK 2,1 ditangani oleh kontaktor.
H.Umar Faruq menambahkan, Di ruas jalan yang sama, pekerjaan yang sama yaitu pekerjaan Pemeliharaan Rutin Jalan, Pemeliharaan rutin Jembatan dan Revitalisasi drainase. terdapat Anggran Swakelola Padat Karya tnai, dengan komposisi Anggran seperti demikian sangat mungkin terjadi salah satu kegiatan tersebut terindikasi fiktif, dugaan kami terdapat miliaran anggran tersebut setiap tahunya ucapnya.
Kami Ketua LSM GASAK akan terus memantau hasil pekerjaan diruas jalan PPK 2.1 Sampai akhir Desember, jika sampai ada indikasi tindak korupsi akan kita laporkan terkait dugaan kebocoran Anggaran PKT ke aparat hukum terkait, ucap Faruk. (Slam)


0 Komentar