Sampang,beritainfrastruktur.com-
Peristiwa terjadi Sekitar pukul 08:35 pagi. Dua mini bus jenis Suzuki XL7 Zeta dengan Toyota Avanza remuk usai adu banteng. Kecelakaan yang melibatkan Dua mobil minibus terjadi di Jalan Desa Asem Raja, Kecamatan Jrengik, Sampang, Madura, Jawa Timur." Sabtu, 23/13/2023.
Diketahui masing-masing 7 orang yang dilarikan ke Puskesmas, pengemudi mobil Avanza Nomor Polisi (Nopol), W 1052 SY, Barok (24) asal Sampang, beserta penumpang lainnya. Masing-masing, Maulidin (27) Sampang, Dani (14) Sampang, Sauki (20) Sampang, dan Sohib (29) asal Pangarengan. Pengemudi mobil Suzuki XL7 Nopol, L 1583 LJ, KH.Soleh Sayuti (64) Jrangoan, dan Sofwan (22) Asal Robatal.
“Kecelakaan tersebut terjadi di jalan Asem Raja, kecamatan Jrengik, kabupaten Sampang yang merupakan salah satu titik rawan,” ujar Kanit Laka Ipda Dody Darmawan melalui petugas Joni saat di lokasi TKP
Adapun kronologinya kata Ipda Dody, Semula mobil dari arah barat melaju dengan kecepatan sedang ingin mendahului kendaraan di depannya.
Mobil Avanza yang dikendarai oleh Barok Melaju dengan kecepatan sedang, Kemungkinan ingin mendahului kendaraan di depan nya. Sedang dari arah berlawanan Melaju mobil Suzuki XL 7. Karena tidak cukup ruang untuk menghindar. Terjadilah kecelakaan lalulintas.
“Kerasnya benturan mengakibatkan kedua kendaraan posisinya menjadi berlawanan arah." Terangnya.
Kedua mobil tersebut mengalami kerusakan cukup parah di bagian kabin pengemudi. Penumpang mobil Avanza (Sohib) Warga Kecamatan Pangarengan Desa Gulbung mengalami luka parah
Akibat peristiwa tersebut Sohib mengalami luka parah. Karena luka yang dideritanya cukup parah akhirnya Sohib meninggal dunia saat di rawat di rumah sakit
“Kami masih melakukan penyelidikan kecelakaan ini. Kendaraan yang terlibat kami bawa ke Polres." Jelasnya.
Atas peristiwa tersebut ia menghimbau kepada semua pengguna jalan yang melintasi Jalan tersebut terutama di kawasan Jalan Jrengik untuk selalu berhati-hati dan menurunkan tingkat kecepatannya. Karena kawasan tersebut termasuk salah satu wilayah yang rawan mengalami kecelakaan." Pungkasnya
(mam).


0 Komentar