Header Ads Widget

Hosting Unlimited Indonesia

Update

8/recent/ticker-posts

Kapolsek Kedungdung dan Satlantas Polres Sampang Hadiri Gebyar Ramadhan 2024 Pemuda bergerak CMD



SAMPANG,beritainfrastruktur.com-
Cendekia muda desa (CMD) berkolaborasi dengan organisasi kepemudaan sampang yakni Senyum Desa Sampang, ikatan mahasiswa pondok pesantren Al-asy'ari (Imapsari) dan pemuda desa komis (PDK), telah menyelenggarakan Gebyar Ramadhan selama 2 hari beruntut.

Pemuda bergerak: CMD adakan Gebyar Ramadhan berikan edukasi untuk pemuda desa.
Kegiatan yang dilakukan bulan suci ramadhan pada Minggu-Senin, 24-25 Maret 2024, yang diadakan di Desa Komis, Kecamatan Kedungdung, Sampang, Madura Jawa-timur." Selasa,26/03/2024


Bertemakan "Menyemai kebaikan dibulan Ramadhan".

Kegiatan ini dilakukan untuk merefleksi bulan suci ramadhan untuk kemudian memberikan kesadaran pada pemuda serta masyarakat sekitar terhadap bulan penuh berkah ini. Kegiatan dilakukan dua hari, pada hari pertama dengan kegiatan lomba untuk anak-anak dan hari ke-2 adanya rentetan acara yakni khotmil Qur'an, edukasi lau lintas, Santunan anak yatim, Buka bersama, Taraweh bersama dan ditutup dengan kajian kepemudaan. 


Pada hari pertama, Masyarakat antusias dalam berpartisipasi dalam kegiatan gebyar Ramadhan ini dengan mengirimkan anak-anaknya untuk mengikuti lomba. Dimana lomba tersebut ada dua jenis lomba, Pertama lomba adzan dan hidfdzil qur'an. masyarakat pun dengan pemudanya ikut andil dalam memeriahkan acara tersebut.


Pada hari ke-2 di acara Gebyar Ramadhan ini, dihadiri oleh beberapa pemangku kebijakan yakni "Kapolsek Kedungdung, Akp Syafriwanto, SH. MH." Anggota Satlantas Polres Sampang, Koramil Kedungdung, PJ Kepala Desa Komis, dan founder senyum desa indonesia. Yang dalam hal ini adanya penyampaian materi oleh Aiptu Mashudi, SH. Anggota Satlantas Polres Sampang, Tentang Edukasi dalam berlalu lintas di jalan kepada pemuda serta masyarakat yang hadir


Sebelum pemaparan materi terdapat sambutan yang disampaikan oleh ketua umum cendekia muda desa yang merupakan pemuda desa komis itu sendiri. Dengan harapan dalam kegiatan tersebut memberikan kebermanfaatan terhadap sekitar dan bentuk kontribusi kecil kepada masyarakat dan bentuk pengabdian terhadap negara, bangsa dan agama.


"Tidak lain pada bulan yang penuh berkah ini bukan menjadi penghalang untuk kemudian terus melakukan hal-hal kebaikan. Dan dengan mendatangkan pakar dari edukasi lalu lintas, sehingga benar-benar dipahami langsung oleh masyarakat dan pemuda di Desa Komis." Ujarnya Mohammad Rosul,S.M. selaku Ketua Umum CMD.


Dengan pemaparan materi oleh Bapak Aiptu Mashudi, SH, telah di sampaikan bahwa berdasarkan peraturan Undang-Undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan, Dalam hal ini telah diatur terlebih mengenai bahaya balap liar, Karena dianggap oleh pemuda apalagi dibulan Ramadhan ini dengan dikenal "NGABUBURIT" maka dilakukan kegiatan balapan dijalan raya, Selain merugikan diri sendiri juga mengganggu pengguna jalan yg lain serta ketidak nyamanan terhadap masyarakat sekitar. Sebagaimana pada Psl. 12 UU no38 tahun 2004 mengatur tentang Jalan.


"Kami Himbau untuk pemuda, berhati-hati untuk berkendara terutama kendaraan roda dua. Karena masyarakat kita lebih dominan menggukan kendaraan roda dua, karena bukan termasuk barang mewah, hampir di setiap rumah ada kendaraan dimaksud. Terdapat aturan yang sudah tertulis pada undang-undang No 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan angkutan Jalan." Pada psl 297 Jo psl 115 huruf b, bahwa barang siapa mengemudikan kendaraan dijalan dengan ber balapan liar akan di hukum kurungan maksimal 1 tahun atau denda maksimal Rp. 3.000.000,- . 

Disampaikan oleh Bapak Kasat Lantas Polres Sampang Akp Rukimin, Sh, Mh. Melalui anggotanya Aiptu Mashudi, S.H selaku anggota Satlantas polres Sampang ditambahkan oleh Bapak IPTU Syafriwanto, S.H.,M.H.
Kapolsek kedungdung 
"Untuk mewujudkan ketentraman di lingkungan dan menghentikan aktifitas yang tidak baik, Mari bersama sama menyadari bahwa perlu dorongan dari diri sendiri dan dari beberapa pihak terutama oleh orang tua untuk terus mengingatkan kepada anak2-anak nya". Balapan liar dilakukan karena, 1. Kurangnya perhatian dari orang tua, 2. Faktor ekonomi dan SDM, 3. Keluarga yang broken/rusak.


Dilanjutkan penyerahan santunan anak yatim dan buka bersama. Berbuka puasa bersama kapolsek kecamatan kedungdung, anggota Polres sampang, Koramil Kedungdung, PJ kepala Desa komis, dan founder senyum desa indonesia serta pemuda dan masyarakat Desa Komis dengan penuh hikmat. 


Menjadi acara terakhir dengan ditutup kajian kepemudaan yang disampaikan oleh Abdur Rozak, S.H, M.,H (Founder Senyum Desa indonesia). Dengan bertemakan " Semangat Pemuda untuk tetap terus menyala". Kajian ini dilakukan untuk memberikan dorongan pemuda untuk berada terus diranah yang produktif, aktif dan kreatif. 


"Pemuda harus dapat mem-plan setiap langkah dan berani dalam mengambil keputusan dengan tidak ragu. Ketika telah terencana setiap apa yang kita pikirkan, apa yang kita inginkan maka dapat di implementasikan melalui tindakan. Sebaik-baiknya teori jika tidak diimplementasikan didunia nyata adalah hal kosong. Maka perlu adanya pembuktian dari apa yang kita pikirkan tadi" Disampaikan oleh Founder senyum desa indonesia kak Abdul Rozak ,S.H.,M.H.

(mam)


Posting Komentar

0 Komentar