BANGKALAN,-Beritainfrastruktur.com
Baru satu tahun diperbaiki, jalur utama Galis Bangkalan kembali hancur. Kerusakan berupa lubang dalam di tengah jalan ini diduga akibat gagal mutu pengerjaan, setelah memakan sedikitnya enam korban kecelakaan pemotor.
Kondisi aspal yang rapuh dan minimnya lampu penerangan (PJU) membuat jalur ini sangat mematikan di malam hari. Warga kini mendesak Kementerian PU Bina Marga untuk segera melakukan audit terhadap kontraktor pelaksana dan melakukan perbaikan permanen, bukan sekadar tambal sulam.
Pengendara dihimbau ekstra waspada dan mengurangi kecepatan saat melintasi wilayah Galis demi menghindari jatuhnya korban lebih lanjut.
( Varuq )

0 Komentar